Rabu, 29 Februari 2012

Jack Ma, Sang Pendiri Alibaba.com


Ingin membeli kancing baju dari China? Atau mesin-mesin besar? Tinggal masuk ke alamat situs Alibaba.com. Dalam satu kali klik, terpampanglah ratusan, bahkan ribuan produsen China. Mulai dari peraut pensil hingga barang yang besar dan rumit pengejaannya. Minimal ordernya pun cukup besar, ada yang 500 unit atau bahkan 10.000 unit.


Sebagian pemasok di Alibaba.com adalah perusahaan usaha kecil dan menengah (UKM). Alibaba.com telah menjadi situs business to business terbesar yang menghubungkan produsen di China dengan dunia.
Sama seperti dalam hikayat Seribu Satu Malam, ketika Alibaba meniru para perampok mengucapkan mantera ”Sesam, buka pintu”, terbukalah pintu ke negara pengekspor nomor dua terbesar di dunia itu.
Pengguna Alibaba.com sudah mencapai delapan juta dan pendapatannya terus meningkat. Akhir tahun lalu, pendapatan Alibaba.com naik 39 persen menjadi 440 juta dollar AS. Belakangan Alibaba.com juga menyediakan Aliexpress untuk para konsumen yang diperbolehkan memesan satu barang saja.
”Kecil itu indah. UKM menyediakan mesin penggerak pertumbuhan ekonomi di Asia dan mereka adalah masa depan e-commerce,” ujar CEO dan pendiri Alibaba.com, Jack Ma, seperti dikutip Kompas.Com.
Ma mengungkapkan, mekanisme pembiayaan atau dukungan kepada UKM belum maksimal karena belum ada mekanisme standar yang dapat digunakan. ”Pada tahun 1999, kita memprediksi bahwa pemenang dalam bisnis internet adalah udang, bukan paus. Delapan tahun kemudian pengalaman membuktikan, perusahaan yang mendapatkan manfaat utama dari e-commerce adalah UKM yang menggunakan internet untuk memasarkan produk mereka atau untuk menemukan relasi bisnisnya di seluruh dunia,” lanjut Ma penuh semangat. Penampilan mantan guru ini tetap sederhana, dengan menggulung lengan panjang bajunya hingga ke siku.
Menurut dia, UKM layak mendapat perhatian karena semua bisnis besar berawal dari langkah kecil. ”Seperti bayi, semua orang tahu bahwa bayi ini akan tumbuh. Semua pelaku bisnis akan sukses karena mereka yakin akan keberhasilannya. Mereka berhasil karena terus menjaga mimpi besarnya. Orang bisa tahan satu minggu tanpa makanan, tiga hari tanpa minuman, tetapi orang akan mati jika kehilangan harapan dalam satu menit saja,” tutur Ma.
Ma sudah mengalami hal ini. Situs Alibaba.com tidak serta-merta besar seperti sekarang ini. Menurut dia, kesuksesan Alibaba.com tidak lain karena ”Kami tidak memiliki uang, teknologi, dan rencana ke depan,” ujarnya suatu ketika. Jack Ma menyatakan tidak pernah sekali pun menyangka akan sukses di bisnis online. Dia mantan guru Bahasa Inggris, bukan seorang teknisi komputer.
Minat Ma pada bahasa Inggris membawa dia keluar China dan memiliki pandangan lebih luas. Pada umur 12 tahun dia sudah tertarik belajar bahasa Inggris. Dalam delapan tahun masa kecilnya dihabiskan dengan bersepeda 40 menit menuju sebuah hotel di dekat Danau Hangzhou, sekitar 160 kilometer dari Shanghai. Ketika itu China baru mulai membuka diri dan mulai banyak turis yang datang ke China. Ma memberanikan diri menjadi pemandu gratis agar dapat cas-cis-cus mempraktikkan bahasa Inggris-nya. Pengalaman selama delapan tahun itu membuat pemikiran Ma lebih terbuka dan lebih mengglobal dibandingkan teman-teman sebayanya.
Ma membulatkan tekadnya belajar bahasa Inggris, tetapi perjalanan masuk menjadi mahasiswa tidaklah mudah. Dia harus mengikuti ujian masuk universitas sampai dua kali. Akhirnya, Ma diterima di Universitas Keguruan Hangzhou, semacam institut keguruan dan ilmu pendidikan pada masa lalu. Ma belajar menjadi guru sekolah menengah. Menurut dia, universitas tempatnya bekerja tidak begitu bagus kualitasnya.
Lulus dari universitas, Ma adalah satu-satunya dari 500 mahasiswa seangkatannya yang ditugaskan mengajar di universitas. Ketika itu gaji Ma sebulan sebesar 100-120 renminbi, setara dengan Rp 114.000-Rp 142.500 per bulan. Ma selalu memimpikan, setelah bertugas mengabdikan dirinya selama lima tahun, dia akan memulai bisnis hotel atau yang lain.
”Pada tahun 1992, perekonomian China sudah mulai bertumbuh, saya melamar banyak sekali posisi, tetapi tidak ada yang lolos. Akhirnya saya menjadi sekretaris general manager gerai penjual ayam goreng Kentucky Fried Chicken,” kata Ma. Dia juga menjadi penerjemah sebuah delegasi perdagangan.
Seorang teman kemudian memperlihatkan internet untuk pertama kalinya. Ketika Ma mencari kata beer di mesin pencari Yahoo, dia menemukan kenyataan bahwa tidak ada data tentang China. Mereka lalu membuat situs tentang China.
Ma semakin tertarik pada komputer dan meminjam uang 2.000 dollar AS dari kerabatnya untuk mendirikan perusahaan komputer. Padahal dia tidak mengerti tentang komputer ataupun surat elektronik. Dia bahkan tidak pernah menyentuh keyboard komputer sebelumnya. ”Rasanya seperti orang buta yang menunggangi macan buta,” katanya.
Perusahaan itu bersaing dengan perusahaan telekomunikasi raksasa China, China Telecom, selama satu tahun. Akhirnya, China Telecom menawarkan berinvestasi pada perusahaan Ma sebesar 185.000 dollar AS. ”Itu adalah uang terbanyak yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya,” kenang Ma.
Sayangnya, Ma hanya kebagian satu kursi dewan direksi. Setiap hal yang diusulkan langsung ditolak mentah-mentah. Ma mengandaikan keadaan itu seperti gajah dan semut. Mimpi memiliki perusahaan sendiri tidak juga padam.
Perjalanan Alibaba.com bukannya tidak tanpa hambatan. Pada tahun 2002, dana tunai hanya tersisa untuk bertahan selama 18 bulan. ”Kami memiliki banyak anggota yang menggunakan situs kami, tetapi tidak tahu apakah kami bisa mendapatkan uang. Kami mempertemukan eksportir barang dari China dengan pembeli dari AS. Model ini menyelamatkan kami. Pada akhir 2002 kami berhasil membukukan keuntungan sebesar 1 dollar AS. Setiap tahun keuntungan kami bertambah-tambah,” katanya.
Menjadi perusahaan publik juga titik balik penting. Alibaba.com berhasil meraup dana penawaran saham perdana 1,7 miliar dollar AS di Bursa Saham Hongkong pada November 2007. Itu merupakan penawaran saham perdana (IPO) internet terbesar sejak IPO Google di Nasdaq. Ma telah berhasil mewujudkan mimpi besarnya menjadi kenyataan walaupun tidak mulus dan selalu ada hambatan



Senin, 27 Februari 2012

7 langkah Kalahkan Keterbatasan Modal Uang

Menjadi entrepreneur ialah cita-cita bagi sebagian anak muda di luar sana. Mereka memiliki keyakinan teguh berdasarkan apa yang dikatakan teman dan senior yang sudah memulai berbisnis bahwa tak peduli seberapa tingginya sebuah impian , peluang untuk berhasil itu ada.

Sayangnya, keyakinan yang kokoh itu terpaksa layu dan memudar setelah dihadapkan dengan keterbatasan modal finansial. Anak-anak muda ini terus bertanya apa mungkin menemukan sumber pendanaan tanpa menguras aset pribadi? Apakah Anda juga merasa hal yang sama menimpa Anda pula?


Bilamana Anda mendapati diri Anda berada dalam kondisi yang sama, dengan tantangan yang sama, ingatlah bahwa modal itu tak hanya berupa uang! Keringat kita juga bisa dianggap sebagai modal, kerja keras juga sebuah modal yang ternilai yang tak sembarang orang mampu memiliki. Sayang sekali banyak calon entrepreneur muda melupakan ini.

Kerja keras sebagai salah satu jenis aset bisnis justru ialah jenis modal utama yang harus dimiliki entrepreneur muda yang ingin bertahan dan sukses untuk seterusnya dalam dunia entrepreneurship. Bahkan, sebagian entrepreneur sukses berhasil dengan prinsip “Just Do It!”.

Apa yang saya kemukakan berikut ini merupakan 7 senjata pamungkas yang Anda harus gunakan saat modal uang tak ada di tangan.

langkah 1: Tetap tekuni pekerjaan semula
Ini terutama berlaku bagi Anda yang masih bekerja dan ingin beralih menjadi entrepreneur dengan melakukannya secara bertahap sehingga bisa lebih mantap hasilnya. Terjun dalam dunia entrepreneurship bukan seperti loncat indah, apalagi jika Anda masih sama sekali asing. Anda tak disarankan untuk masuk begitu saja tanpa ‘pemanasan’ ke dalam air yang dingin di dalam kolam, tanpa menguasai teknik berenang, meloncat yang benar dan aman, dan sebagainya.Mulailah dengan menguji suhu air dan kedalamannya, menggerakkan badan secukupnya sehingga kemungkinan cedera/ kram lebih rendah. Hal-hal itu juga harus diterapkan dalam entrepreneurship. Lakukan secara bertahap, sehingga bisa mengukur risikonya. Itu lebih baik daripada tergesa-gesa berbisnis dengan mengorbankan pekerjaan sekarang, hanya untuk kemudian menyesal dan kembali menjadi karyawan selamanya karena merasa trauma. Apalagi jika Anda adalah penopang hidup bagi orang lain. Dibutuhkan waktu bagi sebuah usaha sukses sekalipun untuk menghasilkan laba dalam jumlah yang signifikan.

langkah 2: Pelajari sebanyak mungkin mengenai cara memulai dan menjalankan sebuah bisnis.
Dapatkan buku-buku yang berkualitas, misalnya “Money Hunt: 27 New Rules for Creating and Growing a Breakaway Business” oleh Spencer dan Ennico, dan “The Art of the Start” oleh Guy Kawasaki. Keduanya merupakan buku umum untuk para pemula. Temukan pula buku-buku yang memperkuat kelemahan Anda dalam berbisnis seperti buku-buku penjualan, pemasaran, keuangan manajemen, dan sebagainya.


langkah 3: Rekrutlah penasihat yang andal.
Seorang pengacara perusahaan yang andal penting peranannya di sini. Jangan lupa temukan sejumlah entrepreneur berpengalaman yang bersedia membantu.

langkah 4: Buat rencana bisnis Anda.
Software murah seperti Business Plan Pro merupakan software yang bisa digunakan untuk menyusun business plan.

langkah 5: Buat produk Anda.
Bersikaplah kreatif dan temukan cara untuk mengemabangkan purwarupa / prototip yang murah untuk berikan pemahaman bahwa ide Anda itu bisa diwujudkan secara nyata.

langkah 6: Tunjukkan pada pelanggan potensial dan lihat apa yang Anda pikirkan.
Apakah ini memecahkan masalah nyata? Akankah hal itu menghemat uang , membuat mereka merasa lebih baik atau merasa bahwa sebagian kebutuhan telah terpenuhi?

langkah 7:  Dapatkan pesanan pertama dari pelanggan.
Yakinkan mereka untuk membayar Anda sebelumnya. Buat produknya, kirimkan produk itu dan buat pelanggan/ pembeli gembira

Jumat, 24 Februari 2012

10 Saran Bisnis dari Bill Gates

Bill Gates adalah salah seorang yang sangat berpengaruh dalam dunia informasi teknologi. Ini terbukti dari kesuksesannya membuat Microsoft menjadi salah satu perusahaan terbesar dunia. Bahkan, dia saat ini dinobatkan sebagai orang terkaya sedunia versi Forbes.

Tentunya, kesuksesan Gates tersebut melalui proses yang panjang. Nah, di sini Gates akan membagi resep suksesnya yang kami kutip dari BBC kepada Anda. Semoga saran Gates di bawah ini akan membuat Anda semakin yakin dalam menjalankan usaha yang sedang Anda rintis. Berikut saran-saran Gates:

1. Kawan adalah aset berhargaDengan menempatkan kawan sebagai aset berharga, maka kita akan menghargai komitmen dan kerjasama dengan siapapun.

2. Kepercayaan adalah modal jangka panjangButuh waktu bertahun-tahun untuk membangun sebuah kepercayaan dan hanya sekian detik saja untuk menghancurkannya. Maka berusahalah membina kepercayaan baik kepada siapapun.

3. Menjual dengan harga lebih tinggi dari pembelian, bukan harga tertinggiNamun berbisnis dan berusaha adalah bagaimana dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi orang lain sebesar-besarnya, tanpa mengabaikan kelayakan usaha. Nilai kebahagiaan dan keberhasilan usahanya bukan pada berapa besarnya keuntungan materi, tetapi berapa banyak manfaat yang diberikan.

4. Mendengarkan kata hatiGunakan ketajaman mata hati untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan kata hati bukan berdasarkan emosi atau nafsu duniawi.

5. Bekerja dengan hatiMereka yang bekerja dengan hati akan selalu bersikap baik kepada siapapun.

6. Kekayaan bukan dinilai dari uang yang dimilikiMenjadi kaya bukan sekedar berhubungan dengan memiliki banyak uang. Namun kekayaan yang utama adalah seberapa besar uang yang kita dapatkan dapat digunakan untuk menolong orang lain, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

7. Berorientasi pada manfaat sebesar-besarnyaBerbisnis bukan sekadar berorientasi pada profit atau keuntungan materi sebesar-besarnya, tetapi memperoleh keuntungan untuk memberikan manfaat bagi orang lain sebanyak-banyaknya.

8. Fokus pada apa yang diperoleh bukan yang hilang

Fokuslah memikirkan pada apa yang Anda peroleh saat ini. Biarkan kesempatan yang hilang berlalu dari Anda, karena akan ada kesempatan baru kalau kita dapat mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.

9. Gagal hanyalah sebuah proses

Gagal bukanlah akhir dari segalanya, tetapi bagian dari proses untuk menghasilkan rencana-rencana baru.

10. Akui kesalahan dengan rendah hati

Segera lakukan evaluasi untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.

Rabu, 22 Februari 2012

7 Pelajaran Sukses Donald Trump

Bagi kebanyakan orang, Donald Trump dipandang sebagai salah satu sosok entrepreneur dan pengembang real estate paling berhasil dewasa ini. Trump tak hanya berprofesi sebagai entrepreneur, tetapi juga penulis, sosialita dan bintang televisi. Ia merupakan pimpinan dan CEO Trump Organization.

Donald juga pendiri Trump Entertainment Resorts, sebuah perusahaan yang menjalankan sejumlah kasino dan hotel di seluruh dunia. Gaya hidup Trump yang mewah dan kepribadiannya yang jenaka membuatnya terkenal dan kini memiliki pertunjukan TV sendiri berjudul “The Apprentice” yang secara otomatis meneguhkan reputasinya.

Kini kita coba untuk menggali tujuh hal yang bisa kita pelajari dari Donald Trump. Setiap orang yang bisa meraih kesuksesan sebesar itu patut untuk menjadi inspirasi.

Fokus pada masa kini

“I try to learn from the past, but I plan for the future by focusing exclusively on the present. That's were the fun is.”

Trump selalu mencoba untuk belajar dari masa lalu tetapi ia mengaku untuk meencanakan masa depan dengan berfokus pada masa kini. Menurutnya, itulah hal paling menyenangkan.

Kemarin terkubur, dan esok belum datang. Kemajuan satu-satunya yang bisa dicapai menuju sukses harus dilaksanakan sejak sekarang sehingga kita fokuskan semua energi pada pengarahan momen sekarang seproduktif mungkin.

Gagal ke depan

“Sometimes by losing a battle you find a new way to win the war.”

Jangan pernah takut atau segan menghadapi kegagalan. Kegagalan ialah jalan menuju sukses. Jika pertama kali Anda tidak berhasil maka itu bukan sesuatu yang mengherankan.  Keberhasilan memerlukan waktu dan dibutuhkan kegagalan melalui proses kegagalan Anda akan menemukan cara untuk berhasil. Jangan takut untuk gagal, takutlah jika Anda tidak berusaha hingga maksimal.

Berpikir besar

“As long as you’re going to be thinking anyway, think big.”

Dibutuhkan pemikiran besar agar bisa menjadi seseorang dengan prestasi besar. Rencanakan hal-hal besar dalam kehidupan Anda. Jangan khawatir karena akan selalu ada ruang dan waktu bagi seseorang dengan pemikiran yang lebih besar daripada egonya. Tinggalkan pemikiran kerdil, biarkan mereka yang berpikiran kecil memilikinya dan hanya meraih prestasi-prestasi kecil. Keberhasilan dimulai dengan pemikiran yang besar.

Tekuni hal yang Anda cintai

“If you're interested in 'balancing' work and pleasure, stop trying to balance them. Instead make your work more pleasurable.”

Kita semua tak akan pernah tahu berapa lama kita masih bisa hidup di dunia, dan alangkah sia-sianya hidup jika kita melakukan hal yang tak kita sukai sepanjang sisa umur kita. Trump mengatakan, “Saya tidak berbisnis demi uangnya. Saya sudah menndapatkan jumlah yang memadai (untuk bertahan hidup), lebih dari yang saya butuhkan malah. Saya melakukannya, untuk melakukannya.” Apapun yang Anda lakukan, Anda harus lakukan,untuk melakukannya karena Anda hanya akan meraih sukses dengan melakukan hal yang Anda cintai.

Tetap bersikap positif

“What separates the winners from the losers is how a person reacts to each new twist of fate.”

Tak ada yang lebih konstan daripada “perubahan”. Apa yang bisa diterapkan pada kasus orang lain belum pasti akan berhasil untuk kasus Anda. begitu juga dalam meraih keberhasilan. Tantangan yang belum tentu dihadapi orang lain, mungkin Anda harus hadapi. Apa yang membedakan pemenang dari pecundang ialah bahwa pemenang bereaksi secara positif terhadap tantangan yang tak terprediksi. Pemenang terus melewati halangan yang membuat orang lain berhenti dan menyerah.

Semangat ialah kekuatan

“Without passion you don’t have energy; without energy you have nothing.”

Komponen utama untuk keberhasilan ialah energi. Tak ada hal hebat yang bisa tercapai tanpa adanya energi membuncah yang bersumber dari semangat seseorang dan energi itu datang dari semangat atau passion. Selalu ikuti passion Anda dan Anda akan selalu memiliki energi untuk meraih impian Anda.

Pengalaman itu tak ternilai harganya

“Experience taught me a few things. One is to listen to your gut, no matter how good something sounds on paper. The second is that you're generally better off sticking with what you know. And the third is that sometimes your best investments are the ones you don't make.”

Anda membutuhkan pengalaman. Selalu ada hal-hal yang diajarkan oleh pengalaman, yang tak bisa Anda pelajari dari sumber lainnya. Jangan pernah meremehkan nilai kerja keras. Dengan pengalaman, datanglah pelajaran yang amat berharga yang akan memposisikan Anda menuju jalur yang tepat untuk mengarah ke keberhasilan. Diharapkan Anda mampu untuk mendapatkan sejumlah pandangan dari ide-ide inspiratif Donald Trump

Percayai Inovasi Anda

Banyak inovator mengalami krisis kepercayaan diri. Para pakar menggoyahkan asumsi dasar Anda selama ini. Anda tak bisa melakukan validasi permintaan pasar, atau diskusi dengan mitra potensial menemui kebuntuan.

Jika salah satu atau beberapa hal demikian terjadi pada bisnis Anda, teguhlah dalam keyakinan Anda. Percayalah intuisi Anda bahwa Anda menuju sebuah ide cemerlang dan terus bergerak maju untuk menguji asumsi-asumsi dalam benak Anda.

Analisis hanya bisa menunjukkan banyak data dan fakta. Anda tak bisa yakin bahwa ide Anda buruk atau gagal hingga Anda menjalankannya di dunia nyata.

Keluarlah dari kantor dan wujudkanlah ide Anda dalam kehidupan nyata. Akan tetapi penting untuk tidak memelihara kepercayaan yang membabi buta pada sesuatu termasuk pada ide inovatif Anda.

Caranya? Dengan melakukan penelitian dan survei mengenai inovasi lain dan pahami pola apakah yang menunjukkan keberhasilan sesuatu dan apa yang menunjukkan kegagalan.

*) Diadaptasi dari “A Few Idea for Beleaguered Innovators” oleh Scott Anthony