Kamis, 08 November 2012

Personal Relationship Sangat Berpengaruh untuk Anda

Editor’s Note : Artikel ini ditulis oleh Reid Hoffman, founder Linkedin dan dipublish di Linkedin.

Tidak perduli seberapa bagus pemikiran atau strategi Anda,  jika bermain solo, Anda akan selalu kalah terhadap sebuah tim.

Relationship berpengaruh karena orang-orang yang menghabiskan waktu bersama Anda akan membentuk siapa Anda sekarang dan nanti. Behavior and beliefs are contagious

Cara tercepat untuk mengubah diri Anda adalah dengan berkumpul bersama orang-orang yang memiliki sifat yang ingin Anda miliki.

Riset menunjukkan bahwa sebuah tim dalam dunia bisnis cenderung memiliki performa sama setingkat dengan anggota tim yang paling jelek

Walaupun Anda sadar bahwa akan tetap dalam versi beta selamanya, atau perusahaan Anda sudah menghasilkan sebuah competitive advantage, atau Anda sudah mengantisipasi apapun yang terjadi terhadap karir Anda  – walaupun Anda sudah melakukan semua itu, jika ANDA MELAKUKANNYA SENDIRIAN, Anda tidak akan bisa mencapai potensi maksimum dari tujuan Anda.

Para profesional kelas dunia membangun jaringan untuk membantu mereka dalam menghadapi dunia. Tidak perduli seberapa bagus pemikiran atau strategi Anda,  jika bermain solo, Anda akan selalu kalah terhadap sebuah tim. Para atlit membutuhkan pelatih, anak yang cerdas membutuhkan orang tua dan guru, para sutradara membutuhkan produser dan aktor, politisi membutuhkan penyandang dana dan pembuat strategi, ilmuwan membutuhkan partner di lab dan mentor. Ben membutuhkan Jerry. Steve Jobs membutuhkan Steve Wozniak.

Tentunya terlihat bahwa kerjasama tim menghasilkan sesuatu yang lebih baik di dunia startup. Hanya sedikit startup yang didirikan oleh satu orang. Semua orang dalam komunitas entrepreneur setuju bahwa menciptakan tim yang bertalenta adalah hal yang sangat penting.

Sama seperti entrepreneur yang selalu merekrut dan membangun tim yang berisi orang-orang hebat, Anda juga harus selalu berinvestasi dalam profesional network untuk mengembangkan startup yang menjadi karir Anda.

Secara sederhana, jika Anda ingin mempercepat perkembangan karir Anda, Anda membutuhkan bantuan dan dukungan dari orang lain.

Hubungan dengan orang lain sangat penting untuk karir Anda, tidak perduli organisasi apapun yang Anda ikuti atau tingkat senioritas Anda, karena setiap pekerjaan pada akhirnya mengharuskan interaksi dengan orang lain. Faktanya, kata “company” berasal dari bahasa Latin cum dan pane yang artinya ‘mematahkan roti bersama-sama.’ Bahkan kalau Anda adalah seorang  solo software developer, Anda harus tetap bekerjasama dengan orang lain pada titik tertentu, jika ingin membuat produk yang benar-benar akan digunakan orang lain. Amazon, Boeing, UNICEF, dan Whole Foods, semuanya merupakan organisasi yang berbeda, tapi semuanya adalah people organization. “People”-lah yang mengembangkan teknologi, menulis perencanaan, dan berdiri di balik logo perusahaan.

People adalah sumber daya utama

Sebagai contoh, pertemanan yang sudah berlangsung lama antara saya dan Peter Thiel, yang dimulai sejak kuliah, adalah hal yang menghubungkan saya dengan PayPal. Tanpa hubungan ini, Peter tidak akan pernah menghubungi saya tentang kesempatan yang bisa mengubah hidup saya itu. Sama halnya saat saya mereferensikan Sean Parker dan mark Zuckerberg pada Peter saat masa-masa awal pendanaan Facebook. Dalam aliansi seperti itu, sumber daya mengalir dari kedua belah pihak.

People juga bertindak sebagai gatekeeper. Jeffrey Pfeffer, professor dalam bidang organizational behavior di Stanford, menemukan fakta yang menunjukkan bahwa dalam hal promosi, hubungan yang kuat dan baik dengan bos Anda lebih berpengaruh dibandingkan dengan kompetensi. Ini bukan tentang nepotisme atau politik (walau kadang memang benar). Ada penjelasan yang bagus: seseorang yang kurang berkompetensi tapi berhubungan baik dengan orang lain dan berkontribusi dalam sebuah tim bisa berpengaruh lebih baik pada perusahaan daripada seseorang yang 100 persen kompeten tapi tidak bisa bekerja dalam tim.

Akhirnya, relationship berpengaruh karena orang-orang yang menghabiskan waktu bersama Anda akan membentuk siapa Anda sekarang dan nanti. Behavior and beliefs are contagious, Anda bisa dengan mudah “menangkap” keadaan emosional teman Anda, mengikuti aksi mereka, dan menyerap nilai-nilai yang mereka miliki seolah-olah menjadi milik Anda. Jika teman Anda merupakan orang-orang pekerja keras, kemungkinan Anda juga memiliki sifat yang sama. Cara tercepat untuk mengubah diri Anda adalah dengan berkumpul bersama orang-orang yang memiliki sifat yang ingin Anda miliki.


Di samping fakta bahwa tidak ada hal penting yang dilakukan sendirian, kita masih hidup dalam budaya yang mengagungkan “hero”. Jika Anda melakukan survey tentang kenapa perusahaan seperti General Electric bisa sebesar sekarang, maka kemungkinan Anda akan mendengar tentang Jack Welch, tapi tidak sedikitpun tentang tim yang dia bangun. Serta jika Anda bertanya tentang cerita karir seseorang seperti Jack Welch, maka Anda akan mendengar bahwa dia bisa mencapai puncak karena kerja keras, kepandaian, dan kreativitas.

Umumnya, segala jenis atribut individual membumbui penjelasan tentang kesuksesan seseorang. Buku-buku yang menjanjikan perubahan hidup masuk dalam rak “self-help”. Seminar yang menjanjikan untuk mengajarkan cara menjadi sukses dikategorikan dalam personal development. Sekolah bisnis jarang mengajarkan kemampuan relationship building. Semuanya tentang saya, saya dan saya. Kenapa kita jarang membicarakan tentang teman, sekutu, dan kolega yang membentuk diri kita sekarang?

Sebagian karena cerita tentang orang yang membangun kesuksesannya sendiri merupakan cerita yang menarik

Cerita yang bagus memiliki awal, tengah, dan akhir, serta drama, penyebab masalah, seorang pahlawan, dan seorang penjahat. Lebih mudah menceritakan sesuatu dengan mengabaikan pemeran yang lain. ”Superman dan 10 rekannya” lebih sulit diucapkan jika dibanding ”Superman.” Kita terus menceritakan cerita seperti ini sejak berabad-abad lalu. Benjamin Franklin sendiri menciptakan dengan indah Autobiografinya sendiri sebagai sebuah pelajaran penting tentang self-making. Orang Amerika cenderung menyukai cerita tentang self-made-man karena mereka adalah negara yang memiliki idola seperti John Wayne dengan individualismenya.

    If you study the life of any notable person, you’ll find that the main character operates within a web of support

Tapi narasi yang ada cenderung terlalu menyederhanakan kenyataan. Faktanya, jaringan yang dimiliki Benjamin Franklin berpengaruh besar dalam kehidupan dan kesuksesannya. Sama halnya saat Anda mempelajari tentang kehidupan seorang tokoh terkemuka, Anda akan menyadari bahwa tokoh utamanya beroperasi dalam jaringan dukungan orang lain. Sangat menyenangkan untuk berpikir bahwa kita adalah satu-satunya pahlawan dalam cerita kehidupan kita, tapi kita berada di tengah-tengah kota, perusahaan, keluarga, dan masyarakat umum, sejumlah besar orang-orang yang membentuk, membantu, dan kadang menyakiti diri kita. Mustahil untuk memisahkan seseorang dari lingkungannya. Tidak ada cerita tentang prestasi seseorang yang boleh dipisahkan dari konteks sosial yang lebih luas.

Cerita tentang seseorang yang sukses sendirian mungkin hanya sebuah mitos, tapi pepatah tentang -There is no “I” in “team” -  juga salah. Tentu ada “saya” dalam sebuah “tim”. Sebuah tim terdiri dari individu-individu yang memiliki kelebihan dan kemampuan masing-masing. Michael Jordan membutuhkan timnya, tapi tidak ada yang akan membantah bahwa dia lebih krusial untuk kesuksesan Chigaco Bulls jika dibandingkan dengan rekan satu timnya, dan satu “apel busuk” dalam tim yang sama kuatnya bisa merusak permainan keseluruhan tim. Riset menunjukkan bahwa sebuah tim dalam dunia bisnis cenderung memiliki performa sama setingkat dengan anggota tim yang paling jelek. Talenta individual dan kerja keras Anda mungkin tidak cukup untuk mencapai kesuksesan, tapi tentunya sangat dibutuhkan.

Versi yang berbeda tentang kesuksesan adalah seorang individu dan tim berpengaruh. “Saya” saja atau “Kita” saja adalah pilihan yang salah. Keduanya harus dimiliki. Kesuksesan karir Anda tergantung pada kemampuan individu dan kemampuan jaringan yang Anda miliki untuk memperbesarnya.

Bayangkan “Saya (I)” dipangkat dengan “Kita (We)”. Kekuatan seorang individu ditingkatkan secara eksponen dengan bantuan dari sebuah tim (jaringan). Tapi sama halnya dengan 0 dipangkat dengan 100 manghasilkan nol, tidak ada tim tanpa individual di dalamnya.

Source: startupbisnis

Rabu, 07 November 2012

Rencana Sukses Itu Harus di Raih

Banyak orang yang hidup di masa sekarang dan memiliki impian di masa depan, pastinya Anda harus mempunyai perencanaan dalam berbagai aspek kehidupan. Ada beberapa faktor mendasar yang menyebabkan seseorang menjalani hidup tanpa perencanaan.

Faktor pertama adalah tidak adanya keluarga atau figur yang diteladani. Apabila seseorang melihat ayah atau ibunya (bahkan saudara-saudaranya) hanya sekedar menjalani hidup tanpa pernah membuat perencanaan.

Pada akhirnya ia nanti akan terkondisikan hanya menjalani hidup biasa-biasa saja. Tapi terasa beda jika ia memiliki orangtua atau saudata yang mempunyai perencanaan dengan matang dan rapi.

Dengan sendirinya ia akan mulai membuat perencanaan untuk memastikan agar perkembangan yang diharapkan dapat tercapai di waktu-waktu mendatang.

Faktor kedua adalah komunitas (orang-orang yang memberi pengaruh di sekitar kita). Jika seseorang bergaul dengan orang-orang yang hanya menjalani hidup belaka, tanpa disadari pola pikir, filosofi dan cara hidup dari orang-orang di sekelilingnya biasanya akan mulai mempengaruhi orang yang bersangkutan.

Itu sebabnya, sangat penting untuk memperhatikan dengan siapa kita bergaul, karena jika kita sungguh-sungguh ingin meraih kesuksesan, perencanaan adalah sesuatu yang sifatnya wajib. Apabila kita rela bersusah-payah membangun dan merencanakan hidup kita pada saat ini, di kemudian hari kita justru akan menikmati seluruh usaha dan kerja keras. Karena itu, pastikan Anda terus belajar untuk membuat perencanaan dalam setiap aspek kehidupan dengan teratur dan rapi. Anda tidak akan pernah menyesali rancangan tersebut.

Faktor ketiga adalah faktor mentalitas. Mereka yang memiliki keluarga atau bergaul dengan orang-orang yang hanya sekedar menjalani hidup, tanpa sadar akan memiliki konsep pikir, pola hidup, filosofi dan mentalitas sebagai seorang survivor belaka. Dengan kata lain, keinginan dan mentalitas untuk meraih sesuatu tidak ada lagi dalam diri mereka. Orang-orang seperti ini tidak akan bisa hidup di tengah tekanan dan berbagai tantangan.

Orang seperti ini biasanya mudah sekali menjadi down, karena -di sisi lain- tidak ada orang yang tidak ingin menjadi lebih baik. Masalahnya, menjadi lebih baik dalam hidup ini tidak akan terjadi dalam sekejap mata. Dibutuhkan usaha, disiplin diri, kerja keras serta perencanaan yang harus dijalani dengan baik dan konsisten.

Faktor keempat adalah kondisi hati, faktor ini merupakan yang sangat penting. Bagi orang-orang tertentu yang pernah membuat perencanaan dan mengalami kegagalan, trauma dan kefrustrasian dapat menjadi sebuah penghalang.

Selama kondisi hati seperti ini tidak ditanggulangi, biasanya orang-orang tersebut tanpa sadar akan terkondisikan untuk hanya menjalani hidup sebagaimana adanya. Kalaupun ada orang lain yang berusaha untuk memacu dirinya, ia akan cenderung untuk terus mengingat kembali kegagalannya di masa lalu, sehingga ia tidak memiliki daya dorong yang dibutuhkan untuk mengambil langkah baru. Seandainya orang yang bersangkutan mau menanggulangi kefrustrasian, trauma dan perasaan gagal yang selama ini menguasainya, ia akan bisa membuat perencanaan bagi hidupnya, sehingga pada akhirnya ia dapat menjadi bagian dari orang-orang sukses.

Sebenarnya, ada banyak orang yang memiliki kemampuan yang cukup baik untuk membuat perencanaan. Sayangnya, kemampuan merencana yang baik itu tidak didukung oleh drive atau daya dorong untuk mewujudkan rencana tersebut, sehingga pada akhirnya rencana hanya tinggal rencana. Seringkali penyebabnya adalah karena orang yang bersangkutan cenderung memiliki mentalitas yang menginginkan segala sesuatunya sudah tersedia sehingga ia tinggal melangkah.

Orang yang memiliki mentalitas ‘cari gampang' seperti ini tidak mau mencari tahu apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan kapasitasnya. Kalaupun ia berusaha, ia ingin langsung melihat hasil usahanya pada hari yang sama. Sebagai akibatnya, jika ia tidak mendapati hasil yang diharapkan, apa yang sudah ia rencanakan hanya akan tertinggal di atas kertas belaka - tidak terwujud dalam tindakan nyata.

ciputraentrepreneurship

Minggu, 04 November 2012

Pelajaran Emas Untuk Sukses dari Steve Jobs

Prestasi dan membantu menentukan karakter generasi dan mengubah dunia. Dia adalah pendiri perusahaan dongeng sekarang kita kenal sebagai Apple Computers. Dan dia adalah visioner dunia komputer pribadi yang memimpin seluruh perangkat keras komputer dan industri perangkat lunak untuk merestrukturisasi dirinya sendiri. Orang dengan energi tak terbatas dan karisma juga master hype, hiperbola dan frase menarik. Dan bahkan ketika dia mencoba bicara normal, verbiage brilian datang berhamburan keluar.Berikut pilihan dari beberapa hal yang paling gila yang hebat katanya, pelajaran emas untuk membantu Anda sukses dalam hidup, Gaya Steve Jobs:

 
1. Steve Jobs :

"Inovasi membedakan antara pemimpin dan pengikut. "
Inovasi tidak memiliki batas. Batas hanya imajinasi Anda. Sudah waktunya bagi Anda untuk mulai berpikir keluar dari kotak. Jika Anda terlibat dalam industri yang berkembang, memikirkan cara untuk menjadi lebih efisien, pelanggan lebih ramah, dan lebih mudah untuk melakukan bisnis dengan. Jika Anda terlibat dalam industri menyusut - keluar dari itu cepat dan perubahan sebelum Anda menjadi usang, keluar dari pekerjaan, atau keluar dari bisnis. Dan ingat bahwa penundaan adalah bukan pilihan di sini. Mulailah berinovasi sekarang!

2. Steve Jobs :

"Jadilah tolok ukur kualitas. Beberapa orang tidak digunakan untuk suatu lingkungan di mana keunggulan yang diharapkan. "
Tidak ada jalan pintas untuk keunggulan. Anda harus membuat komitmen untuk membuat keunggulan prioritas Anda. Gunakan bakat Anda, kemampuan, dan keterampilan dalam cara yang terbaik dan maju dari orang lain dengan memberikan yang sedikit tambahan. Hidup dengan standar yang lebih tinggi dan membayar perhatian ke rincian yang benar-benar membuat perbedaan. Keunggulan tidak sulit - hanya memutuskan sekarang untuk mencobanya terbaik Anda - dan Anda akan kagum dengan apa yang diberikan kehidupan kembali.

3. Steve Jobs :

"Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan besar adalah mencintai apa yang Anda lakukan. Jika Anda memiliki belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menetap. Seperti dengan semua masalah hati, Anda akan tahu bila Anda telah menemukannya. "
Aku punya itu ke empat kata: "Lakukan apa yang Anda cintai." Carilah suatu pekerjaan yang memberikan Anda rasa makna, arah dan kepuasan dalam hidup. Memiliki rasa tujuan dan berjuang menuju tujuan memberi makna kehidupan, arah dan kepuasan. Ini tidak hanya memberikan kontribusi untuk kesehatan dan umur panjang, tetapi juga membuat Anda merasa lebih baik dalam masa sulit. Apakah Anda melompat dari tempat tidur pada pagi hari Senin dan berharap untuk minggu kerja? Jika jawabannya adalah 'tidak' terus mencari, Anda akan tahu bila Anda telah menemukannya.

4. Steve Jobs :

"Anda tahu, kita tidak tumbuh sebagian besar makanan yang kita makan. Kami memakai pakaian orang lain membuat. Kami berbicara bahasa yang orang lain dikembangkan. Kami menggunakan matematika yang orang lain berkembang ... Maksudku, kita terus-menerus mengambil hal-hal. Rasanya, indah senang untuk menciptakan sesuatu yang menempatkan kembali di kolam pengalaman manusia dan pengetahuan."
Hidup dalam cara yang etis bertanggung jawab. Cobalah untuk membuat perbedaan di dunia ini dan berkontribusi untuk kebaikan yang lebih tinggi. Anda akan menemukan memberi arti lebih untuk hidup Anda dan itu bagus untuk obat penawar kebosanan. Selalu ada begitu banyak yang harus dilakukan. Dan berbicara dengan orang lain tentang apa yang Anda lakukan. Jangan berkhotbah atau merasa benar sendiri, atau fanatik tentang hal itu, yang hanya menempatkan orang off, tapi pada saat yang sama, jangan malu teladan, dan menggunakan kesempatan yang muncul untuk membiarkan orang lain tahu apa yang Anda lakukan .

5. Steve Jobs :

"Ada sebuah ungkapan dalam Buddhisme, 'pikiran Pemula." Ini bagus untuk memiliki pikiran pemula. "
Ini adalah jenis pikiran yang dapat melihat segala sesuatu sebagaimana adanya, yang langkah demi langkah dan dalam sekejap dapat mewujudkan sifat asli dari segala sesuatu. Pikiran pemula adalah latihan Zen dalam tindakan. Ini adalah pikiran yang tidak bersalah atas prasangka dan, harapan penilaian dan prasangka. Pikirkan pikiran pemula sebagai pikiran yang menghadapi hidup seperti anak kecil, penuh rasa ingin tahu dan bertanya-tanya dan takjub.

6. Steve Jobs :

"Kami pikir pada dasarnya Anda menonton televisi untuk mengubah otak Anda pergi, dan Anda bekerja di komputer Anda bila Anda ingin mengaktifkan otak Anda. "
Rim studi akademis selama beberapa dekade telah cukup mengkonfirmasi pengaruh televisi merusak mental dan moral. Dan pengamat TV yang paling tahu bahwa kebiasaan mereka mematikan pikiran dan boros, tapi masih menghabiskan sebagian besar waktu mereka di depan kotak itu. Maka berpalinglah TV Anda off dan menyimpan beberapa sel-sel otak. Tapi berhati-hati, Anda dapat mengaktifkan otak Anda off dengan menggunakan komputer juga. Coba dan memiliki percakapan cerdas dengan seseorang yang memainkan penembak orang pertama selama 8 jam sehari. Atau permainan balap mobil, atau peran-bermain game.

7. Steve Jobs :

"Saya orang yang saya tahu itu kehilangan seperempat miliar dolar dalam satu tahun .... Ini sangat karakter bangunan. "
Jangan menyamakan membuat kesalahan dengan menjadi kesalahan. Tidak ada hal seperti orang sukses yang tidak gagal atau membuat kesalahan, ada orang-orang sukses yang membuat kesalahan dan mengubah hidup mereka atau kinerja dalam menanggapi mereka, sehingga sudah benar waktu berikutnya. Mereka dipandang sebagai peringatan kesalahan daripada tanda-tanda ketidakmampuan harapan. Jangan pernah membuat kesalahan berarti tidak menjalani hidup dengan penuh.

8. Steve Jobs :

"Saya akan perdagangan semua teknologi saya untuk sore dengan Socrates. "
Selama dekade terakhir, banyak buku yang menampilkan tokoh-tokoh sejarah pelajaran dari telah muncul di rak-rak toko buku di seluruh dunia. Dan Socrates berdiri dengan Leonardo da Vinci, Copernicus Nicholas, Charles Darwin dan Albert Einstein sebagai mercusuar inspirasi bagi pemikir mandiri. Tapi dia datang lebih dulu. Cicero mengatakan bahwa Socrates, "disebut filsafat Dia turun dari langit dan ke dalam kehidupan manusia." Jadi gunakan prinsip-prinsip Sokrates dalam kehidupan Anda, pekerjaan Anda, belajar Anda, dan hubungan Anda. Ini bukan tentang Socrates, itu benar-benar tentang Anda, dan bagaimana Anda dapat membawa lebih banyak kebenaran, keindahan dan kebaikan ke dalam hidup Anda sehari-hari.

9. Steve Jobs :

"Kami di sini untuk menempatkan penyok di alam semesta. Kalau tidak mengapa lain bahkan berada di sini? "
Apakah Anda tahu bahwa Anda memiliki hal-hal besar untuk capai dalam hidup? Dan tahukah Anda bahwa hal-hal besar semakin agak berdebu saat Anda tuangkan sendiri secangkir kopi, dan memutuskan untuk memikirkan hal-hal yang lebih daripada melakukan mereka? Kami semua lahir dengan hadiah untuk diberikan dalam kehidupan, salah satu yang menginformasikan semua, kami kepentingan keinginan, nafsu dan keingintahuan. Karunia ini, pada kenyataannya, tujuan kita. Dan Anda tidak perlu izin untuk memutuskan tujuan Anda sendiri. Tidak ada bos, guru, orangtua, pendeta atau otoritas lainnya dapat memutuskan ini untuk Anda. Hanya menemukan bahwa tujuan yang unik.

10. Steve Jobs :

"Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma - yaitu hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan suara pendapat lain menenggelamkan suara batin Anda sendiri. Dan yang paling penting, miliki keberanian untuk mengikuti hati dan intuisi. Entah bagaimana mereka sudah tahu apa yang Anda benar-benar ingin menjadi. Segala sesuatu yang lain adalah sekunder. "

Apakah Anda lelah hidup mimpi orang lain? Tidak diragukan lagi, Anda hidup dan Anda berhak untuk menghabiskan dengan cara individu Anda sendiri tanpa rintangan atau hambatan dari orang lain. Berikan diri Anda kesempatan untuk memelihara kualitas kreatif Anda dalam iklim ketakutan bebas dan tekanan-bebas. Menjalani hidup yang ANDA memilih dan menjadi bos sendiri.
Setiap pelajaran mungkin akan sulit untuk mengintegrasikan ke dalam hidup Anda pada awalnya, tetapi jika Anda mudah cara Anda menjadi setiap pelajaran, satu per satu, Anda akan melihat perbaikan langsung dalam kinerja Anda secara keseluruhan. Jadi silakan, memberi mereka mencoba.


"Few men have changed our everyday world of work, leisure, and human communication in the way that Apple founder, Steve Jobs, has done"

The 5 C’s of Community


Berikut ini adalah 5 C of Community yang saya pelajari dari David Armano (Edelman Digital)

Content

“Your “gift” to the community—what you bring to the table”

Konten yang berkualitas adalah cara terbaik untuk menarik perhatian orang-orang yang dibutuhkan oleh brand Anda untuk membentuk komunitas. Saat sedang mempertimbangkan untuk membuat sebuah komunitas, ada tiga pertanyaan yang perlu Anda jawab:

  1.     Dari mana konten akan diambil?
  2.     Apakah konten tersebut mengandung nilai (value) yang tidak bisa dibantah ?
  3.     Bisakah alur konten berkualitas tetap dipertahankan?

Bahkan situs seperti beinggirl.com, komunitas remaja perempuan yang didukung oleh P&G harus tetap berfokus untuk menjaga konten mereka tetap fresh dan relevan.
 
Context

“Your understanding of HOW the community wishes to be engaged”

Konteks artinya mengerti bagaimana cara memenuhi ekspektasi dari partisipan komunitas dan mampu memberikan experience yang tepat di waktu yang tepat pula. Konteks juga artinya menginvestasikan waktu untuk mengetahui bagaimana user Anda ingin berkomunikasi dengan komunitas, dan kemudian membantu mereka melakukannya.
 
Connectivity

“Your ability to form meaningful connections across community members.”

Pada dasarnya, komunitas tumbuh dengan pesat di atas aktivitas-aktivitas yang sulit diukur. Community building bukan dilakukan lewat mass communication, tapi lebih ke arah interaksi-interaksi kecil dalam jumlah besar. Mendesain ‘experience’ yang mendukung ribuan interaksi kecil artinya Anda membuat sebuah komitmen.
Continuity

“Communities aren’t temporary campaigns—your ability to sustain them.”

Komunitas yang terus bertumbuh biasanya berevolusi untuk memenuhi kebutuhan user yang juga terus berkembang. Komunitas harus bisa fleksibel untuk terus berkembang seiring waktu sambil terus menyediakan user experience yang bernilai dan konsisten.
Collaboration

Seringkali terjadi pada level tertinggi dari sebuah komunitas, di mana para partisipan bekerja bersama untuk mencapai goal bersama untuk komunitas.

Continuity

“Communities aren’t temporary campaigns—your ability to sustain them.”

Komunitas yang terus bertumbuh biasanya berevolusi untuk memenuhi kebutuhan user yang juga terus berkembang. Komunitas harus bisa fleksibel untuk terus berkembang seiring waktu sambil terus menyediakan user experience yang bernilai dan konsisten.


Collaboration

Seringkali terjadi pada level tertinggi dari sebuah komunitas, di mana para partisipan bekerja bersama untuk mencapai goal bersama untuk komunitas.


 

Apakah Anda Mampu Menjadi Pebisnis?

Komposisi yang paling penting adalah mengambil posisi dan melakukan sesuatu. Hanya sesederhana itu. Banyak orang yang memiliki banyak ide, tetapi hanya sedikit dari mereka yang mau melakukan sesuatu atas ide-idenya itu. Bukan minggu depan, Tetapi hari ini. Pengusaha yang sebenarnya adalah seorang pelaku, bukan seoragn pemimpi."

Apakah Anda mampu berpikir dengan baik ?

Ini juga berkaitan dengan pembuatan keputusan. Pada awal perusahaan pertama saya, saya sering diberi pertanyaan yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya yang biasanya datang dari para pelanggan atau calon pelanggan yang belum pernah saya tanya atau saya antipasi. Saya sering harus membuat keputusan terpecah_bisa atau tidak kita memenuhi permintaan itu_kemudian memberikan sebuah jawaban yang meyakinkan.

Pada akhir tahun ketiga/keempat saya telah mendengar semua pertanyaan itu dan memiliki semua jawaban untuk mereka. Pada awalnya, Anda merasa jalan Anda memutar, menyadari bahwa Anda sedang mengikat tubuh Anda sendiri, tapi tak bisa mengatakannya pada klien atau pelanggan. Mereka berharap bahwa Anda telah memikirkannya. Anda tidak bisa berkata "Wow, saya belum memikirkannya. Beri saya waktu satu minggu, saya akan kembali pada Anda."

Apakah Anda senang menjual ?

Penjualan adalah profesi kecakapan, dan kemampuan Anda menjual bisa mengangkat kehidupan Ana ke level yang lebih tinggi. Baik Anda sadari atau tidak, kita semua selalu menjual. Sebagian memiliki kemampuan menjual lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

Jika Anda berada dalam sebuah pertemuan, dan Anda mencoba meyakinkan semua orang mengapa rencana Anda merupakan rencana terbaik, itu penjualan. Jika Anda sudah mengerti betapa pentingnya penjualan pada kehidupan, pikirkan apa artinya semua itu bagi bisnis Anda saat Anda sedang menjual kepada pelanggan mengapa produk Anda merupakan produk terbaik, kepada bankir mengapa mereka harus memberikan pinjaman kepada Anda, kepada para karyawan mengapa mereka harus bekerja pada perusahaan yang baru berdiri. Penjualan terjadi di mana - mana.

Apakah Anda mampu mengatasi krisis dengan baik ?

Pada perusahaan yang baru berdiri segala sesuatunya tampak berjalan tidak sesuai dengan harapan. Mesin ini rusak, pengiriman terlambat, paket itu tertukar. Kadang - kadang segalanya berjalan baik tapi pelanggan tetap merasa kecewa. Terlepas dari sebagus apapun rencana Anda, hal - hal yang tidak diharapkan pasti terjadi. Jika Anda tidak mampu mengatasi setidaknya satu krisis setiap hari, janganlah menjadi entrepreneur. Anda benar - benar harus berguling - guling dengan kepalan tangan. Ini benar bahkan pada perusahaan yang telah mapan sekalipun.

Apakah Anda mampu memecat seseorang ?

Bisakah Anda melakukannya? Hal itu merupakan tanggung jawab yang buruk, yang diemban oleh seorang pemilik bisnis. Bisakah Anda membiarkan pergi seseorang yang telah bekerja kepada Anda selama 1 tahun dan memiiki dua orang anak kecil. Saya pernah melihat sebuah perusahaan di mana para karyawan yang buruk mempengaruhi tempat kerja seperti "kanker" karena tidak ada seorangpun yang mampu berkata, "Engkau dipecat."

Apakah Anda menghendaki tanggung jawab atau wewengan total ?

Saat Anda memulai sebuah bisnis, anda adalah bisnis. Jika ada sebuah pertanyaan yang tidak terjawab, orang akan beralih kepada Anda. Jika perusahaan memiliki masalah - masalah yang memfokus, Anda adalah orang yang memegang kontrol. Jika Anda memiliki hambatan pembayaran,akan lebih baik Anda mencari uang.

Anda memerlukan banyak ciri - ciri yang sudah disebutkan supaya bisa berhasil menyelesaikan semua pekerjaan, tetapi tidak untuk ukuran yang Anda perlukan sebagai Entrepreneur. Ya. saudara laki-laki saya memiliki tanggung jawab dan harus membuat berbagai keputusan. Tetapi dia juga memiliki seorang bos yang akan membuat keputusan lebih besar untuknya. Jika dia mengalami bulan yang buruk, perusahaannya akan tetap eksis. Beberapa orang lebih baik menjalankan sebuah bisnis, dan beberapa lagi lebih baik menjadi karyawan. SAya mengerti bahwa saya akan menghadapi masalah pekerjaan pada sebuah setting perusahaan.

Saya tidak mau mewarnai masa depan kewirausahawan Anda dengan warna yang benar - benar suram. Terdapat imbalan yang sangat besar dari menjadi seorang entrepreneur. Saya seorang pemula,dan saya senang karena mampu mengarahkan langkah saya sendiri dan tidak terjebak dalam sebuah organisasi. Kebanggaan Anda akan melembung saat Anda melihat gagasan Anda tumbuh dari konsep menjadi sebuah bisnis. Saya juga menyukai tantangan dari ketidaktahuan saya apa yang ada disekitar kita atau kemana bisnis ini membawa saya. Tetapi seperti hal - hal lainnya, bisnis ini juga ada sisi negatifnya. Jika Anda tidak bisa berkata "Ya" pada semua atau setidaknya pada sebagian pertanyaan yang diajukan di awal , lebih baik Anda tidak memiliki bisnis. Anda harus menyerahkan jumlah yang sangat besar dari diri anda sendiri.